Kita Tanpa Kata : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi


KITA TANPA KATA







Teruntuk aku, ingat ya

Kata kita disini hanya kiasan agar tidak begitu menyakitkan

Tolong jangan terlalu  banyak berharap

Aku tahu aku butuh 

Tapi mungkin orang lain lebih layak untuk rasa ini

Sejauh ini kita tanpa kata

Kita di ciptakan hanya untuk saling mengenal

Tidak untuk memiliki

Buku yang kita ciptakan sudah terlalu banyak

Menurutku semua halamannya sudah penuh dengan warna

Tapi dimatamu semua halaman sepertinya kosong

Tanpa makna

Aku sudah sejauh ini

Tolong lihat aku sebentar saja

Banyak yang ingin aku sampaikan

Tapi tidak tentang rasa

Aku ingin cerita tentang banyak hal

Salah satunya tentangmu

Tentang kamu yang hadir dengan begitu sempurna

Lalu tumbuh dan jadi seseorang yang layak untuk dicintai orang lain

Gapapa dunia gak bersinar kearahku

Setidaknya duniamu tidak sendu seperti aku

Duniaku terlalu monokrom

Warnaku sudah pudar sejak aku mengenalmu

Aku kehilangan gairah untuk memiliki orang lain

Aku benar-benar kehilangan itu

Sejahat ini ya kita

Kita hadir tanpa kata, tumbuh tanpa makna

Dan semua yang menyakitkan harus tawar bersama senyuman palsu kita

Aku harus pura-pura tertawa setiap denganmu

Agar aku tidak terlihat payah

Karena keberanianku hanya menikmati senjamu dari balik jendela

Senja itu tidak layak untuk aku si pendiam ini

Pergilah...kita tanpa kata sudah cukup sakit

Sekarang yang aku mau

Tidak ada lagi kata kita

Jalan masing-masing ya

Hati-hati

Kapanpun kamu butuh pundak aku masih ditempat yang sama

Dirasa yang sama

Dengan kepingan hati yang belum selesai terangkai sempurna

Masih banyak yang runtuh dijalan

Disetiap kenangan, bahkan disetiap pesan

Misalnya pesan untuk selamat tidur, selamat malam

Juga selamat pagi

Selamat malam untuk matahariku yang harus tidur sementara

Esok pagimu akan terang

Terbanglah dengan senang

Hari-harimu tidak pantas untuk merenung

Kamu terlalu berwarna

Tolong jaga itu ya

Sekiranya tugasku sudah selesai tolong bilang ya

Aku masih tau kok bagaimana caranya berjalan mundur

Jika mencintaimu sudah usai

Izinkan aku menyimpanmu dalam diam

Dalam sendirian

Karena kata-kataku yang harusnya untukmu sudah kubingkai rapi dalam kenangan

Sesekali aku rindu aku bisa melihatnya lagi

Terima kasih untuk selamat pagiku yang selalu terbalas mengesankan

Terima kasih untuk malamku yang isinya hanya kamu dan rindumu

Percayalah kamu akan indah

Biar nanti aku sendiri cari bahagiaku

Tidurlah...sepertinya kamu sudah terlalu lelah di kagum


Komentar