Mati Rasa : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

 

MATI RASA



Selamat datang dikehidupan saya yang datar

Seperti ingin pergi, hilang, dan melupakan

Seperti ingin lepas dan terbang sendirian

Perlahan semuanya berjalan biasa saja

Tanpa gairah lagi ingin memulai sesuatu yang baru

Akhir-akhir ini saya suka kesendirian

Melepaskan satu persatu beban yang sebenarnya saya sendiri tidak kuat

Selama ini terlalu banyak hal yang berterbangan dihidup saya

Bagaimana caranya memulai sesuatu yang baru

Kalau kesakitan yang lama belum bisa sembuh

Saya hanya tidak ingin menjadikan orang lain

Cara saya untuk melupakan seseorang

Ruangku gelap, jadi jangan pernah coba masuk

Kalau kamu tidak punya cahaya yang terang

Nanti kesepian, nanti kamu kamu kebingungan

Hindupnya saya memang begini, dari sudah terbiasa dengan kesendirian

Kata orang saya monokrom, katanya memang benar begitu

Tapi apakah terlalu banyak warna bisa membuat seseorang bahagia

Kalau iya, saya ingin satu saja

Satu warna terang, untuk melukiskan lagi pelangiku yang sudah hilang

Saya muak dengan kehilangan

Saya sudah bosan dengan sebuah rasa nyaman kalau tidak untuk selamanya

Untuk apa?

Apakah menambah luka

Maaf, mungkin kalau lukanya hati bisa terlihat

Mungkin saya sudah menjadi mayat yang terkapar tidak karuan

Saya memang tidak untuk dimengerti

Saya memang tidak untuk layak disayangi

Setelah terbang yang terlalu tinggi dan jatuh yang terlalu dalam

Lalu sekarang sedang berada di fase hidup yang terlalu datar

Berjalan apa adanya saja yah

Biarkan waktu yang menceritakan gimana remuknya saya sekarang ini

Saya sudah selesai, sangat-sangat lelah

Keputusaan saya hari ini bukan berarti saya tidak pernah berjuang

Menyerahnya saya hari ini, bukan berarti saya tidak pernah berdarah-darah dalam perjalanan

Saya pernah dan saya paham betul atas diri saya sendiri

Lepaskan semua yang melelahkan, tinggalkan semua yang menyakitkan

Perjuangan tidak ada yang sia-sia hanya saja waktunya yang belum baik

Lukanya dipendam sendiri, tidak perlu orang lain tauhu

Orang lain tidak ada yang benar-benar peduli

Mereka hanya ingin tahu

Ya..saya selesai

Selelah ini ternyata menjadi manusai dewasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hilang : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Dari Aku Yang Terlalu Rusak Untuk Diperbaiki : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Jujur, kangen : Khoirul Trian | Rumah Puisi