lirik puisi khoirul trian Juli dan Tingkah Manusianya
JULI DAN TINGKAH MANUSIANYA
Hai bulan...
Dibawah terangmu semua mimpi anak manusia
ditaruhkan
Banyak doa yang berlalu lalang diatas awan
Menunggu dijawab apakah iya atau harus luruh
lagi seperti biasa
Titip orang baik yang sedang mendengarkan ini
Panjang umur ya....karena aku ingin melihatmu
tumbuh disampingku
Layaknya dua kaktus indah yang dipajang
disudut-sudut capitaria
Kita akan tumbuh bersama
Dan akan kuajak cerita tentang banyak hal
Berdua menikmati manusia lalu lalang
Menyaksikan orang datang dan pergi
Silih dan berganti
Singgah untuk sesaat, menikmati kopi sebentar
Lalu pergi dengan cepat dan datang terlambat
Siklus manusia hanya berputar disitu-situ saja
Ketika pintu dibuka, tamu-tamu akan masuk
bergantian
Kadang pulangnya tidak tahu waktu dan tidak tahu
diri
Masih untung dikasih masuk
Kalau memang mau pulang, bilangnya dari awal
datang
Biar kitanya juga bisa siapkan supir terbaik
untuk mengantarmu pulang
Walau jauh pasti akan ditempuh
Karena demi melepaskan seseorang
Hal bodoh sekalipun kadang memang harus
ditempuh
Entah pada bagian mana yang harus dilupakan
Karena menurut manusia, setiap waktu ada
kisahnya
Dan ikhlas pun bukan pekerjaan yang mudah
sepertinya
Perilaku manusia keras kepala
Disuruh pergi malah makin bertahan
Bersama tapi sibuk ingin berpisah, maunya apa
yah?
Berdoa dengan bulan bukan jawaban dari semua
teka-teki
Buktinya sudah sampai juli, ada yang membuatmu
bahagia?
Ada yang benar-benar berkata “aku bangga punya
kamu”?
Apakah ada?
Tentang Juni, Juli dan seterusnya
Itu hanya perkara hitungan bulan semata
Manusia tumbuh tidak melihat waktu
Buktinya ku rasa baru kemarin aku bisa berjalan
Tapi sekarang tiba-tiba sudah harus terbiasa
berlari
Angan itu satu-satu diraih, bukan diberi
Tidak ada manusia yang bisa kasih kamu mimpi
kecuali diri kamu sendiri
Jadi, pergilah kemana pun mimpimu berada
Tentang rasa dan cinta-cinta jangan dicari
Jangan ditambahi apa yang sudah cukup dari
dirimu
Jangan dikurangi apa yang menurutmu tidak
sempurna
Karena dimata orang yang tepat, kita adalah
porsi terhebat
Jadilah kuat mulai dari sekarang
Orang lain hanya pendengar
Temanmu hanya penonton
Dan keluargamu hanyalah pendukung
Semua peranan tadi, kadang tidak semuanya baik
Dan tidak semuanya sesuai
Karena pada akhirnya, peran utama dari semua
cerita ini adalah kamu
Baik-baik ya Juli
Bantu kita untuk lancar memainkan perannya

Komentar
Posting Komentar