Aku Cuma Butuh Tenang : Khoirul Trian | Rumah Puisi

Aku cuma butuh tenang 


riuhnya terdengar sampai luar 

yang katanya nggak papa, semua akan baik-baik saja 

nyatanya, sekarang bagian mana yang selamat dari tubuhku 

Bagaimana yang tidak hancur 

aku capek 

capek jadi manusia 

Gimana kalau aku jadi hujan saja Tuhan 

yang tidak butuh matahari untuk menangis 

yang tidak butuh terang untuk terlihat tenang 

Gimana kalau aku menjadi awan saja Tuhan 

yang tugasnya hanya menyaksikan luka-luka manusia dari atas sana 

soalnya selama ini udah terlalu banyak luka

 yang kadang aku sendiri lupa asalnya dari mana 

sudah terlalu banyak Tuhan 

aku lelah

 Bagaimana kalau kembali saja?

 tapi tidak mungkin

 Karena aku belum selesai di sini 

aku yang tidak baik-baik saja ini,

 kadang masih dicari untuk mendengarkan cerita banyak orang

 aku yang rentan dan payah ini,

 kadang juga masih dipercaya untuk dititipkan beban yang tidak ringan 

Lalu gimana dengan Menyerah saja Tuhan?

 jujur kadang aku nggak kuat

 kepalaku ramai, tapi yang kugenggam itu cuma sepi

 Apa jadi manusia memang sesulit ini ya?

 Tuhan, aku tuh cuma butuh tenang 

Tolong jangan berikan aku beban yang berat lagi ya 

soalnya aku ini tidak punya teman untuk cerita 

tidak punya rumah untuk pulang 

Bahkan aku bingung 

Kenapa hidup sesepi ini ya 

yang katanya ketika kamu di tengah keramaian akan tetap rasa sepi 

Iya mungkin itu yang sekarang aku rasakan 

Aku nggak tahu harus gimana

 cerita ke siapa lagi ya setelah ini?

tuhan peluk aku 

aku kangen 

Aku rindu adilnya dunia

Aku capek banget 

lari-larian ngejar tujuan

 tapi Malah tujuannya hilang 

Jadi sekarang harus kemana lagi 

Kenapa buat tenang aja susah 

Kenapa buat menjadi manusia Bahagia tidak semudah dicerita Ibuku dulu 

Apa mungkin dulu Ibu bilang begitu 

agar aku tidak takut jadi dewasa 

tapi, kenapa harus berbohong sih?

 kurasa tidak ada dewasa yang menyenangkan 

jadi untuk semua anak kecilnya Bunda

 jangan ingin cepat tumbuh ya 

karena dewasa ini, semua orang ingin kembali kecil



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hilang : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Dari Aku Yang Terlalu Rusak Untuk Diperbaiki : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Jujur, kangen : Khoirul Trian | Rumah Puisi