lirik puisi khoirul trian Desember dan Lukanya 2
terus berjalan meski dengan apa adanya
apalagi yang bisa diraih dari aku
sedang aku, sudah kehilangan semuanya
fase dewasa yang kataku dulu sepertinya menyenangkan ya
ternyata tidak semudah pikiranku waktu kecil
dewasa ini dipaksa tumbuh dengan ribuan babak belur
dipatahkan oleh ekspektasi
dipulangkan karena depresi
mana yang katanya bahagia?
mana yang katanya akan indah pada waktunya
amat mana lagi yang bisa aku percaya?
pelukan Siapa lagi yang menenangkan?
I'm lost everything
sudah terlalu rusak untuk diperbaiki
terlalu remuk untuk disusun kembali
kecewa mana lagi yang harus aku Maklumi?
tidak ada lagi kata-kata yang bisa menggambarkan ku saat ini
Apakah ada kata lain yang lebih hancur dari ini?
maka akan ku teriakan setiap hari
kehilangan teman, rumah atau Apalah itu
namanya sering kusebut mencintai
semua manusia memang akhirnya Bakal pergi
tapi bisa nggak, kalau mau pergi itu permisi
jangan tiba-tiba hilang saat aku sedang berjuang di sini
dipukul mundur oleh kenyataan bahwa
ternyata memang semuanya sudah usai
rumahku sudah tidak ramai
temanku cuma udara malam yang dingin di sini
dan pasanganku hanyalah delusi yang aku ciptakan sendiri
hidup sendiri seperti orang yang sudah mati
jadi, Sebenarnya aku ini masih hidup atau sudah mati?
rasanya seperti hanya sedang berjalan di atas omong kosong
semuanya seperti mengambang
samar dan abu-abu
sampai aku sendiri sulit untuk menebak
nanti kedepannya gimana ya
hidupku Mau Dibawa Kemana ya
Desember mengajarkan banyak tentang kehilangan
memaklumi luka, menerima yang patah
hingga berdamai dengan realita
Hai Desember, Percayalah aku tidak sekuat itu
Aku muak dengan semua pelajaran hidup
karena menurutku, aku sudah mati, hanya saja belum selesai di bumi
maka akan Kuterima apa-apa yang akan terjadi di bulan Desember ini
terjadilah aku terima
Untungnya aku sudah terbiasa dengan luka
jadi mau segimana patah yang akan datang
ya aku akan datar
aku datar untuk apapun yang akan terjadi
aku akan bersikap seolah Ia memang sedang tidak terjadi apa-apa lagi
agar jalanku ringan
agar Bahuku sedikit lebih tegap lagi
sungguh Desember kali ini akan beriringan dengan luka
tentang Bagaimana baiknya
Tuhan Aku pasrah

Diksinya bagus👍👍
BalasHapus