lirik puisi khoirul trian Desember dan Lukanya 2


Source :https://www.instagram.com/p/CmJcBtWvcqg/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

memasuki awal Desember dengan lukanya 

terus berjalan meski dengan apa adanya

 apalagi yang bisa diraih dari aku 

sedang aku, sudah kehilangan semuanya 

fase dewasa yang kataku dulu sepertinya menyenangkan ya 

ternyata tidak semudah pikiranku waktu kecil 

dewasa ini dipaksa tumbuh dengan ribuan babak belur 

dipatahkan oleh ekspektasi 

dipulangkan karena depresi

 mana yang katanya bahagia?

 mana yang katanya akan indah pada waktunya 

amat mana lagi yang bisa aku percaya?

 pelukan Siapa lagi yang menenangkan?

I'm lost everything

 sudah terlalu rusak untuk diperbaiki

 terlalu remuk untuk disusun kembali 

kecewa mana lagi yang harus aku Maklumi?

 tidak ada lagi kata-kata yang bisa menggambarkan ku saat ini 

Apakah ada kata lain yang lebih hancur dari ini?

 maka akan ku teriakan setiap hari 

kehilangan teman, rumah atau Apalah itu 

namanya sering kusebut mencintai 

semua manusia memang akhirnya Bakal pergi 

tapi bisa nggak, kalau mau pergi itu permisi 

jangan tiba-tiba hilang saat aku sedang berjuang di sini 

dipukul mundur oleh kenyataan bahwa 

ternyata memang semuanya sudah usai

 rumahku sudah tidak ramai 

temanku cuma udara malam yang dingin di sini

 dan pasanganku hanyalah delusi yang aku ciptakan sendiri 

hidup sendiri seperti orang yang sudah mati 

jadi, Sebenarnya aku ini masih hidup atau sudah mati?

 rasanya seperti hanya sedang berjalan di atas omong kosong 

semuanya seperti mengambang 

samar dan abu-abu 

sampai aku sendiri sulit untuk menebak 

nanti kedepannya gimana ya 

hidupku Mau Dibawa Kemana ya

 Desember mengajarkan banyak tentang kehilangan

 memaklumi luka, menerima yang patah 

hingga berdamai dengan realita

 Hai Desember, Percayalah aku tidak sekuat itu 

Aku muak dengan semua pelajaran hidup

 karena menurutku, aku sudah mati, hanya saja belum selesai di bumi 

maka akan Kuterima apa-apa yang akan terjadi di bulan Desember ini 

terjadilah aku terima 

Untungnya aku sudah terbiasa dengan luka 

jadi mau segimana patah yang akan datang 

ya aku akan datar 

aku datar untuk apapun yang akan terjadi 

aku akan bersikap seolah Ia memang sedang tidak terjadi apa-apa lagi

 agar jalanku ringan

 agar Bahuku sedikit lebih tegap lagi 

sungguh Desember kali ini akan beriringan dengan luka 

tentang Bagaimana baiknya 

Tuhan Aku pasrah


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hilang : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Dari Aku Yang Terlalu Rusak Untuk Diperbaiki : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Jujur, kangen : Khoirul Trian | Rumah Puisi