Dua Manusia Dalam Dunia Temporary Khoirul Trian | Rumah Puisi
Dua Manusia Dalam Dunia Temporary Khoirul Trian | Rumah Puisi
Dan nyatanya
kita hanya dua manusia dalam dunia temporary
yang tahu
kapan akan berakhir
namun
lagi-lagi hanya sedang menunda waktu untuk sekedar
sebuah kata
perpisahan
sebab kita
tahu, kita tidak akan pernah bisa bersatu
dunia memang
tidak pernah adil untuk kita
di saat kita
memaksakan rasa yang tidak seharusnya tumbuh
namun pada akhirnya
kita hanya seorang
manusia yang
tidak bisa menolak
kepada siapa
kita akan menaruh rasa
kepada siapa
kita akan menitipkan luka
ajarkan aku
bagaimana caranya menerima kenyataan
yang tidak
pernah bisa kuterima
setidaknya
untuk bisa sedikit memaafkan lukanya saja
walau
sebenarnya itu adalah luka yang aku buat sendiri
sudah tahu
tidak bisa memiliki
namun
memaksa untuk berusaha mendampingi
sungguh
hanya upaya bodoh yang payah
kemudian
kunamainya, sebagai sebuah ikhlas yang tidak pernah sempurna
karena
memang benar, dari kesepian ini aku tidak pernah bisa terima
sebenarnya
siapa yang salah
aku atau
kamu?
atau mungkin kita
harusnya
memang diantara kita tidak layak tumbuh rasa
harusnya
diantara kita tidak pantas tumbuh asa
yang pada
akhirnya Hanya menyisakan luka yang paling patah
Memang benar
aku mencintaimu begitu rupa
namun
Maafkan aku dari itu semua malah sisa kekacauan diantara kita
Harusnya
kalau tidak ada cinta,
mungkin kita
masih akan baik-baik saja
lagi-lagi
aku yang egois sudah memaksamu
untuk masuk
ke dunia temporary ini
dunia Indah
sementara yang bahagianya kita ciptakan dengan pura-pura
pura-pura
seakan bahagianya abadi
walau
kenyataannya kita tahu sendiri
hanya
diantara kita, Siapa duluan yang pergi
Sayangnya,
kita sementara
dari sekian
waktu yang kita lewati
semuanya
sempurna
iya, sementara
yang sempurna
dimana Aku
dan kamu hidup dalam satu dunia indah yang kita tempati
menyulap
semuanya seakan menjadi milik kita
walau pada
akhirnya memang benar,
kita bukan
takdir yang Tuhan rencanakan
kita hanya
sedang menunda waktu untuk sekedar kalimat
selamat
pergi
tanpa Sampai
jumpa kembali

Komentar
Posting Komentar