Andai menangis bisa menyelesaikan masalah : Atunkqodir | Rumah Puisi
ANDAI MENANGIS BISA MENYELESAIKAN MASALAH
entahlah.. aku kelelahan dengan apa yang harus kuhadapi
aku kewalahan dengan apa yang sedang menghakimi
dan rasa-rasanya, aku terlalu lemah untuk situasi yang rumit ini
bagaimanapun, beberapa usaha sudah aku lakukan
demi bertemu titik keberhasilan
namun sayangnya
semakin aku berjuang bukannya semakin dekat dengan tujuan
aku Justru malah merasa semakin dekat dengan kegagalan
beberapa hal sudah kupayakan sekuat tenaga
beberapa hal sudah kutenggarkan Sekuat Hati
dan beberapa hal sudah kujalankan dengan teliti
lantas kapan jatah berhasil akan kutemui
dan akhirnya, aku sampai pada titik kebimbangan
antara akan melanjutkan ke jalan yang sudah terlanjur dilewati
atau berhenti di tengah jalan yang sama sekali bukan harapan dari awal
Dua pertanyaan itu semakin menjadi-jadi
apalagi ketika aku tengok kembali kalender hidup
rasanya aku sudah tidak lagi jadi anak kecil
Andai menangis bisa menyelesaikan masalah
mungkin air mataku sudah berliter-liter
menjadi irigasi yang mengaliri setiap kemalangan hidup ini
namun sekali lagi, itu hanya berandaian
aku sadar, aku bukan seorang anak yang terlahir dari keluarga bangsawan
aku bukan seorang anak yang dibesarkan oleh keluarga mapan
dan aku juga sadar
aku bukan seorang anak yang mampu bertahan hidup hanya dengan menggesek ATM di sebuah bank
kenyataannya aku hanyalah manusia biasa
sederhana dan mudah menerima luka
namun sering lupa diri dalam bercita-cita
tak pandai mengukur antara daya dan realita
dan akhirnya seperti biasa
karena kebodohanku dalam menghitung-hitung kemampuan
aku pun harus selalu berkarib dengan kegagalan
lagi, dan lagi
Kini aku hanya mampu berpasrah
menelan menang atau kalah
Sepertinya itu sudah menjadi hal yang lumrah
aku sudah terbiasakan hal seperti itu
mungkin sekarang aku hanya butuh tidur terlelap
di kasur yang penuh mimpi
lalu berharap mampu terbangun dengan semangat pagi
sebab semakin aku tersadar bahwa menyerah adalah jalan yang salah
maka semakin terbakar pula asa yang seharusnya memiliki arah
dan doaku sekarang
semoga semesta selalu mengingatkanku
Ketika aku mulai lupa berusaha
semoga semesta selalu membangunkanku
ketika aku terlalu lama terjatuh
dan semoga semesta sudah bersekongkol dengan Tuhan
hari yang kuimpikan, segera dipertemukan dengan harapan dan perjuanganku selama ini

Komentar
Posting Komentar