Postingan

Rantau : Khoirul Trian | Rumah Puisi

Gambar
  RANTAU   Kata rindu punya banyak pemeran Salah satunya aku Anak kecilnya ibu, yang jauh dari rumah Dipecundangi harapan di kota orang Dan merayau mencari validasi semesta Bu, pulangku tak tepat waktu Kita bagi tugas ya... Aku yang berjuang disini Ibu yang bantu do’a dari rumah Maaf kalau berjuangnya kadang sampai lupa waktu Tapi aku selalu percaya, do’amu akan selau melangit diatas ku Bu, jadi dewasa itu tidak enak Banyak hal yang harusnya parah tapi mencoba untuk biasa saja Aku contohnya, kerjaku tak tahu waktu Pagi hilang dan malam pun kelam Aku pergi untuk bekerja, dan kembali hanya untuk tidur sebentar   Tak terasa sudah lama kita tidak bercerita Aku sudah biasa dengan kesendirian Dan kesepian adalah temanku sekarang Bagaimana kabar senja disana, masihkah sehangat dulu Saat kecil aku hanya menikmati senja dari balik pohon Setelah dewasa aku baru paham makna senja yang sebenarnya Ia memang indah, benar-benar indah Namun...

Mati Rasa : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
  MATI RASA Selamat datang dikehidupan saya yang datar Seperti ingin pergi, hilang, dan melupakan Seperti ingin lepas dan terbang sendirian Perlahan semuanya berjalan biasa saja Tanpa gairah lagi ingin memulai sesuatu yang baru Akhir-akhir ini saya suka kesendirian Melepaskan satu persatu beban yang sebenarnya saya sendiri tidak kuat Selama ini terlalu banyak hal yang berterbangan dihidup saya Bagaimana caranya memulai sesuatu yang baru Kalau kesakitan yang lama belum bisa sembuh Saya hanya tidak ingin menjadikan orang lain Cara saya untuk melupakan seseorang Ruangku gelap, jadi jangan pernah coba masuk Kalau kamu tidak punya cahaya yang terang Nanti kesepian, nanti kamu kamu kebingungan Hindupnya saya memang begini, dari sudah terbiasa dengan kesendirian Kata orang saya monokrom, katanya memang benar begitu Tapi apakah terlalu banyak warna bisa membuat seseorang bahagia Kalau iya, saya ingin satu saja Satu warna terang, untuk melukiskan l...

Saya Sedang Bertumbuh : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
SAYA SEDANG BERTUMBUH  Pada bab terkhir patah hati Akhirnya saya benar-benar mengerti Perihal jatuh tanpa sebab, sampai berusaha bangun tanpa semangat Peluhnya perlahan mengering, air matanya sudah lelah mengalir sendirian Di jumpai banyak angan-angan yang akhirnya harus direlakan satu persatu kepergiannya Sampai benar-benar mengerti bahagia bukan hanya soal bersama Saya ini susah payah merebut diriku yang dibawa angin Tapi tetap saja harus mendarat pada tumpuan luka karya manusia bumi Sehilang itu saya pernah Kepergian dari berbagai macam cara, sudah saya lewati semuanya Sampai kadang perihpun dirasa tawar Semati itu saya pernah menjadi Sekarang apa adanya saja, harapannya dikurangi Karena sejatinya manusia tidak layak untuk dijadikan tempat menaruh harap Kata Banda Naira, yang patah akan tumbuh, dan yang hilang akan terganti Saya sedang menikmati fase bertumbuh dan berganti Setelah patahnya benar-benar mematikan Lalu hilangnya benar-benar tanpa sisa Saya seperti gelas kosong disu...

Selamat tidur ragaku : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
SELAMAT TIDUR RAGAKU Di ruang gelap ini.. Aku berusaha untuk bicara dengan sosok aku yang berusaha senyum dibalik cermin Matanya sembab, sebab gagal seolah datang setiap hari Gagal tersenyum, gagal memapah diri sendiri Sampai seakan-akan bahagia malu untuk datang Karena tubuhnya lebih memilih nyaman dengan luka yang dibuat sendiri Kadang perih dirasa manis Kadang sakit justru terasa kebal Iya..sosok aku tadi sudah terlalu sering patah dan dipatahkan Berkali-kali menangisi sebuah kepergian seseorang Padahal, sebenarnya si aku tadi yang sudah kehilangan diri sendiri Kendalinya dipegang orang Akibat terlalu menaruh harap kepada si pembuat kecewa Tolong ini yang terakhir yah.. Kamu berhak bahagia sendirian Perlahan waktu yang akan bikin kamu sembuh Bisa nanti, esok atau mungkin lusa Semua tinggal gimana kamu menghargainya aja Banyak jalan untuk senang Banyak ruang untuk bahagia Jangan di penfam sendirian ya.. Tubuhmu berhak untuk berbagi tugas Mulai dari isi kepala, ayo dong..lupain sem...

Hilang : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
HILANG  Perlahan yang mendekat akhirnya jauh Yang diam-diam merintih Akan lepas dari teriakannya Seperti pasir di tepi pantai yang digenggam sambil berlari Semua akan runtuh Semuanya akan hilang Rebahkan saja pundakmu biar tenang Biar masalahmu akan hilang dari genggaman Biar riuhnya menyeruak sampai ke bumi Agar semua orang tahu Agar semua orang peduli Yang rekah akan luruh Lalu hilang dan berganti Dengan pucuk yang tidak tahu akan menjadi kelam Atau justru akan malang Aku hilang..aku tidak tenang Perihnya memang sudah pergi Tapi sisanya akan tetap menjadi luka Sulit sekali rasanya kembali lalu percaya Aku takut manusia Manusia sekarang baiknya hanya sebentar Payah memang..pernah ada yang membuatku tertawa sampai lupa akan dunia Sebelum akhirnya menyuruhku menangis, dan dunia menertawakan aku Pernah ada yang menarikku tinggi ke angan-angan Sebelum akhirnya mendorongku jatuh ke bumi dengan terkapar tak beralasan Lalu ia pergi Atau mungkin sedang menertawakan aku dengan luka darinya...

Cerita kita udah usai : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
CERITA KITA UDAH USAI  Cerita kita sudah selesai Lengkap dengan semua kenangannya Aku pulang ya.. Karena kamu harus terus berjalan Gak baik kalau misalnya terlalu banyak berhenti Maaf sudah merepotkanmu selama ini Gapapa biar lukanya aku aja yang bawa Nanti biar kamu jauh lebih bahagia saat aku udah gaada Aku pergi ya... Kayanya aku udah salah telah memperjuankan seseorang Kalau kamu lebih nyaman dengan orang lain Ya mungkin itu salahku ga bisa ngasih kamu rasa nyaman yang tepat Gapapa kalau kamu milih dia Aku gak bisa nyalahin diri kamu sepenuhnya Aku sadar aku gak begitu baik Tapi aku juga ngerti Kalau kamu juga bukan yang terbaik untuk aku Mulai sekarang jalan masing-masing ya Aku gak bisa nemenin langkahmu lagi Kamu hati-hati dijalan Jangan bilang kesemua orang kalau ini salahku Biarin aku aja yang terlihat buruk Kamunya jangan Karena kamu berhak dapet yeng terbaik setelah aku Walaupun sebenernya kamu yang sudah membuat semua luka ini Tapi jangan bilang semua ini salahmu Ini sa...

Patah Hati Terhebatku : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
PATAH HATI TERHEBATKU Kadang kita gak pernah tau kepada siapa hati ini akan dijatuhkan Kemudian kepada siapa hati ini akan dipatahkan Sejauh ini aku hanya ingin kamu menjadi yang terakhir Karena semuanya tidak ada yang sedalam kamu Mungkin kamu adalah patah hati terhebat dalam sejarah hidupku Kamu dengan semua kenanganmu Semuanya masih ada disini dan itu selamanya Entah mungkin kelak kamu mau pergi Aku tidak akan melarangmu Karena bagiku, merelakan adalah salah satu bentuk mencintai yang paling dalam Aku tidak akan menangis  Jika suatu hari nanti bertemu Dengan seseorang yang memang sudah semestinya berada di sampingmu Aku akan jauh lebih bahagia Karena akhirnya seseoramg tadi bukan aku Aku tahu aku tidak layak untuk menjadi yang selamanya Tapi aku mohon, aku ingin selamanya mengenal kamu Setidaknya kalau kita tidak bisa menyatu Kita masih bisa bertemu bukan Mungkin untuk sekedar menanyakan "hai apa kabar?" Aku benar-benar gak papa kalau misalnya kamu memang harus pergi Ka...