Postingan

Maaf, ku peluk tubuh yang bukan punyaku : PUISI KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
 MAAF, KUPELUK TUBUH YANG BUKAN PUNYAKU Kasih, maaf aku sudah lancang jatuh cinta berani beraninya menaruh rasa kepada yang bukan seharusnya  bersama sejak pertama kali kupeluk tubuhmu itu sebenarnya aku sadar bahwa kedepannya kamu tidak akan bisa aku miliki aku yang meyakinkanmu untuk tetap menetap disaat aku sendiri tidak yakin kita akan selamanya dulu rumahku asing, kosong dan sepi tanpa penghuni setelah aku sadar dibumi ada kamu perlahan aku menaruh percaya bahwa ternyata bahagia itu nyata bahwa ternya bahagia hanya dengan sekedar ungkapan selamat pagi setiap kali aku memulai hari hingga ungkapan selamat tidur setiap kali hariku selesai kasih, kisah kita berjalan sempurna dimana aku bisa merasakan betul makna cinta hanya dengan tatapan mata begitu pula denganmu yang perlahan mulai percaya bahwa untuk kamu masih punya aku buat masalahmu buat hari-hari beratmu hingga untuk jatuh bangunnya kamu dalam sebuah perjalanan beranjak dewasa dimana aku menjadi pundakmu, dan kamu menj...

lirik puisi khoirul trian Desember dan Lukanya 2

Gambar
Source : https://www.instagram.com/p/CmJcBtWvcqg/?utm_source=ig_web_button_share_sheet memasuki awal Desember dengan lukanya  terus berjalan meski dengan apa adanya  apalagi yang bisa diraih dari aku  sedang aku, sudah kehilangan semuanya  fase dewasa yang kataku dulu sepertinya menyenangkan ya  ternyata tidak semudah pikiranku waktu kecil  dewasa ini dipaksa tumbuh dengan ribuan babak belur  dipatahkan oleh ekspektasi  dipulangkan karena depresi  mana yang katanya bahagia?  mana yang katanya akan indah pada waktunya  amat mana lagi yang bisa aku percaya?  pelukan Siapa lagi yang menenangkan? I'm lost everything  sudah terlalu rusak untuk diperbaiki  terlalu remuk untuk disusun kembali  kecewa mana lagi yang harus aku Maklumi?  tidak ada lagi kata-kata yang bisa menggambarkan ku saat ini  Apakah ada kata lain yang lebih hancur dari ini?  maka akan ku teriakan setiap hari  kehilangan teman, ...

Jangan Mati Terlalu Lama : Khoirul Trian | Rumah Puisi

Gambar
  Kasih, Jangan mati terlalu lama ya karena hatimu juga berhak tumbuh harusnya, ada yang bisa membuatmu sembuh ada yang bisa membuatmu kembali utuh Dan harusnya, itu aku nggak papa kalau misalnya kamu masih belum bisa buka hati setidaknya, Biarkan Aku masuk dulu atau biarkan aku berdiri di depan pintu sembari menunggumu sembuh akan kubasuh apa-apa yang bisa dibantu apa-apa yang mungkin bisa sedikit meringankan akan aku usahakan Jangan mati terlalu lama, ya banyak hal baik yang harusnya bisa kamu temukan bahwa sebenarnya, tidak semuanya akan berakhir sama kok mungkin, waktumu dengannya sudah usai mungkin, kenangannya saja yang masih belum bisa dilerai kita nggak pernah tahu, kadang ada hal baik di rumah yang baru tanpa melupakan rumahmu yang lama, kamu juga masih bisa tumbuh Kalau mungkin memang berat, rumahku siap menampung semua lukamu bawa saja kemari apa-apa yang susah sembuh aku siap kok tumbuh bersama lukamu Aku siap jadi penawarnya,...

Dua Manusia Dalam Dunia Temporary Khoirul Trian | Rumah Puisi

Gambar
Dua Manusia Dalam Dunia Temporary  Khoirul Trian | Rumah Puisi Dan nyatanya kita hanya dua manusia dalam dunia temporary yang tahu kapan akan berakhir namun lagi-lagi hanya sedang menunda waktu untuk sekedar sebuah kata perpisahan sebab kita tahu, kita tidak akan pernah bisa bersatu dunia memang tidak pernah adil untuk kita di saat kita memaksakan rasa yang tidak seharusnya tumbuh namun pada akhirnya kita hanya seorang manusia yang tidak bisa menolak kepada siapa kita akan menaruh rasa kepada siapa kita akan menitipkan luka ajarkan aku bagaimana caranya menerima kenyataan yang tidak pernah bisa kuterima setidaknya untuk bisa sedikit memaafkan lukanya saja walau sebenarnya itu adalah luka yang aku buat sendiri sudah tahu tidak bisa memiliki namun memaksa untuk berusaha mendampingi sungguh hanya upaya bodoh yang payah kemudian kunamainya, sebagai sebuah ikhlas yang tidak pernah sempurna karena memang benar, dari kesepian ini aku tidak pernah bisa...

Tuhan Tahu Kita Sedang Tidak Baik Baik Saja : Puisi Khoirul Trian | Rumah Puisi

Gambar
Tuhan Tahu Kita Sedang Tidak Baik Baik Saja | Khoirul Trian Tuhan, sudah tahu kan aku mau cerita apa lagi malam ini? masih perihal yang sama tentang Bahagia Aku bingung sekarang ini bahagia maknanya apa sudah lama sekali aku tidak merasakannya akhirnya yang terakhir aku ingat, Bahagiaku itu ketika melihat senyuman Ibu waktu aku kecil waktu itu Ibu memelukku kencang banget pas aku lagi sakit dan sekarang aku lagi sakit, tapi aku nggak dapet pelukan ibu kadang, aku pengen cerita ke ibu tentang luka yang begitu parah perihal hidup dulu waktu kecil aku lecet sedikit saja Ibu sudah panik sekarang sudah dewasa, lukaku malah sebesar ini tapi Ibu nggak tahu dan mungkin kalau ibu tahu aku sebenarnya tidak baik-baik saja Ibu pasti panik sebab itu aku milih buat memendam semuanya sendirian nggak ada yang perlu tahu gimana rasanya jadi aku cukup bantal dan tembok kamar aja yang mungkin capek dengerin tangisanku tiap malam aku nggak punya cukup keberanian bua...

Jatah Gagal : KHOIRUL TRIAN | Rumah Puisi

Gambar
  JATAH GAGAL Gimana rasanya Memang tidak semanis yang kita harapkan Kadang hasil akhir juga bisa berkhianat Padahal usahanya sudah setengah mati Tentang rentetan kegagalan sampai hari ini Aku mau berterima kasih untuk semuanya yang semaunya Sudah dirangkai sedemikian rupa Malah berjalan semaunya Sudah susah payah disusun Malah berantakan sendiri semuanya Jatuh bangun dalam membangun Malah ditumbangkan begitu saja oleh kenyataan Sedang kencang-kencangnya berlari Tiba-tiba disuruh pulang Dan rumahpun ternyata tidak mau tahu Yang ditahu, hanya aku harus berhasil Padahal si mata sudah kehabisan airnya Padahal... si pundak sudah kehabisan tumpuannya Sampai si kaki pun berkata “ berhenti saja” Susah yah jadi manusia Bingung harus gimana lagi biar dianggap ada Sebenarnya syarat utama jadi manusia apa sih? Kenapa sulit sekali Padahal kan kita masih menghirup udara yang sama Hanya takaran bebannya saja yang beda-beda Duduk dulu sebentar A...

Rantau : Khoirul Trian | Rumah Puisi

Gambar
  RANTAU   Kata rindu punya banyak pemeran Salah satunya aku Anak kecilnya ibu, yang jauh dari rumah Dipecundangi harapan di kota orang Dan merayau mencari validasi semesta Bu, pulangku tak tepat waktu Kita bagi tugas ya... Aku yang berjuang disini Ibu yang bantu do’a dari rumah Maaf kalau berjuangnya kadang sampai lupa waktu Tapi aku selalu percaya, do’amu akan selau melangit diatas ku Bu, jadi dewasa itu tidak enak Banyak hal yang harusnya parah tapi mencoba untuk biasa saja Aku contohnya, kerjaku tak tahu waktu Pagi hilang dan malam pun kelam Aku pergi untuk bekerja, dan kembali hanya untuk tidur sebentar   Tak terasa sudah lama kita tidak bercerita Aku sudah biasa dengan kesendirian Dan kesepian adalah temanku sekarang Bagaimana kabar senja disana, masihkah sehangat dulu Saat kecil aku hanya menikmati senja dari balik pohon Setelah dewasa aku baru paham makna senja yang sebenarnya Ia memang indah, benar-benar indah Namun...